Thursday, December 22, 2011

Kasih Ibu Tak Berkesudahan



Ibu….
Engkau selalu memberikan seluruh hidupmu……
Memberikan banyak cinta untukku disepanjang hidupku.
Engkau memberikan semangat untukku…..
Memberikan waktumu untukku disepanjang hidupku.

Betapa hanya kau yang mempunyai waktu untuk mencintaiku.
Dan kusadari hanya air matamu yang mengalir untukku….
Betapa kusadari hanya engkau yang menyerahkan nyawamu untuk menyelamatkanku….

Hanya ada uluran tanganmu ketika aku jatuh….
Hanya ada senyummu ketika aku sedih….
Hanya ada tawamu ketika aku senang….

Sunday, December 11, 2011

Kenapa Engkau Menangis Ibu?


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mangapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "sebab, Ibu adalah wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti..."
Kemudian, anak itu bertanya pada Ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?" sang Ayah menjawab, "semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Friday, December 9, 2011

Terima Kasih Ibu




Suatu Ketika....
Seorang bayi siap untuk dilahirkan kedunia, menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan. "Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku kedunia, tapi bagaimana cara saya hidup disana. saya begitu kecil dan Lemah." Kata si Bayi.

Tuhan Menjawab : "Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu. "Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia." Demikian kata si Bayi.

Tuhan pun menjawab : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.

Terima Kasih Ayah




Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari. Tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?